Kingqueen’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Honda Jazz-ku

Masih seputar Novena Roh Kudus, pada hari ke4 Novena, aku mengalami pengalaman yang sangat tidak mengenakkan. Honda Jazz yang kukendarai ditabrak Mercy E200 milik tetanggaku yang mau belok mundur masuk garasi rumahnya.

Begitu terdengar Breeek aku terdiam dengan mobilku yang sudah berhenti. Saking syoknya aku tidak mampu beranjak dari tempat dudukku. Kelihat tetangga yang cukup kukenal tersebut memandangi aku dan dalam diamku aku juga memandanginya. Aku tidak mampu berpikir saat itu karena tertabrak mobil sekelas Mercy tentu akan parah bagi bodi mobilku.

Kulihat tetanggaku yang cantik itu cuma bilang sama sopirnya urusin itu , hancur dech Mercy-ku. Sesaat aku mencerna dengan pahit omongan tetanggaku itu, dan aku keluar dari mobilku. Bodi kiri dari roda depan sampai ke belakang hancur, bahkan pintupun tidak bisa kubuka. Aku sempat berdebat sengit dengan sang sopir karena dia menganggap aku yang menabrak mobilnya. Aku sempat berargument kalau aku yang menabrak tentu depan mobilku hancur, dan kenyataannya yang hancur adalah bodi sampingku. Akhir kata aku ingin bicara dengan sang nyonya namun apa lacur sampai 1 jam saya menunggu didepan rumahnya dia tidak keluar rumah. waktu menunjukkan pukul 7 kurang sepuluh menit sebelum akhirnya aku meninggalkan rumah tetanggaku tersebut. Intinya aku tidak akan menerima apabila hanya sopirnya yang disuruh menyelesaikan masalah.

Setelah mendinginkan masalah di gereja aku mencoba melupakan dan memaafkan mereka, toh mobilku di cover asuransi. Setelah telepon dengan agen asuransi langgananku Ibu Ely, akhirnya disepakati mobil akan diambil dikantorku keesokan harinya.

Ternyata masalah tidak berhenti sampai disitu. Keesokannya si Nyonya telpon ke HP saya. Pertama  saya ungkapkan bahwa saya kecewa dengan perlakuannya yang tidak mau keluar rumah setelah kejadian. Namun apa lacur ternyata si Nyonya rupanya seperti mercon lombok yang mrepet luar biasa. Saidak mampu untuk mengerti kemauannya karena tidak ada secuilpun ruang hatinya untuk mendengarkan saya. Intinya dia menelan apapun yang dikemukakan oleh sopirnya bahwa saya yang menabrak mobilnya. Yang lebih menyakitkan dia selalu mengulang omongan bahwa mobil dia mercy, dimana segala perawatan suangat mahal. Seolah dia tidak mau melihat mobilku yang hancur luar biasa, sedang mobilnya hanya beset di bemper belakang. Dia menyebutkan bahwa untuk membetulkan window yang macet saja ongkosnya 8 juta, untuk ini tu dsb dia menyebutkan habis sekian puluh juta. Dalam hati saya berkata, ya wajarlah sejumlah itu, karena khan mobilnya harganya beratus-ratus juta. Namun yg mencengangkan saya, mobil itu tidak diasuransi….. bisa membeli yang beratus-ratus juta tapi tidak mampu untuk membeli polis asuransinya. Inti kata dia meminta saya untuk membetulkan mobilnya….. disini saya bertahan, saya tidak akan membetulkannya karena memang mobil dia yang menabrak mobil saya.

Diluar semua itu sebenarnya inti dari semua persoalannya karena orang tersebut hanya mampu untuk melihat diri sendiri. Berkali-kali dia bilang itu mobil Mercy kepada saya, seolah dia lupa bahwa Honda Jazz yang saya kendarai adalah Mercy bagi saya pribadi.  Sebegitu dia mengagungkan mobil Mercy-nya sampai tidak melihat betapa berartinya honda Jazz bagi kami.

Mei 11, 2008 - Ditulis oleh kingqueen | Keluarga | | 1 Komentar

1 Komentar »

  1. kadang2 ada orang yang ndak terima akan apapun yang terjadi pada miliknya termasuk kendaraan, butuh kepala dingin untuk menyelesaikannya…

    Komentar oleh fanderlart | Mei 23, 2008

Tinggalkan komentar