Hidup Baru
Aku terlahir dilengkapi dengan segala kesempurnaan dan ketidak-sempurnaan. Sempurna karna Penciptanya dan tidak sempurna karena ke-Manusiaan-annya.
Pagi ini aku menyadari keduanya. Dan dengan segala yang tidak sempurna yang ada padaku, aku meminta, memohon berharap padaNya agar aku bisa membuka hari ini, menjalani hari ini akhirnya menutup hari ini dengan baik.
Kalau kemarin aku berharap bisa memiliki kebebasan waktu, akhirnya aku dapatkan juga, meski ada yang hilang karenanya, mengapa lantas aku tidak menyukurinya. Karena kini aku bisa menjadi manager, hari ini aku bisa menjadi direktur atau presiden direktur atau bahkan aku bisa menjadi raja bagi diriku sendiri. Saat ini tidak ada yang mendaulatku untuk mengerjakan ini dan itu, saat ini benar-benar akulah yang melakukan perintah bagi diriku sendiri. Lantas mengapa masih ada keluh kesah dan ketidak-puasan?
Kalau kemarin aku meminta memiliki begitu banyak waktu untuk keluargaku, maka saat ini aku mendapatkannya. Aku bisa menjadi ibu yang banyak waktu untuk anak-anak, untuk memasak dan apapun yang bisa kulakukan bagi keluarga-ku. Lantas mengapa pula aku masih ada yang kurang?
Kalau 18 tahun yang lalu aku hanya mempunyai 2 piring untuk memulai hidupku dalam membina keluarga. Kemudian sekarang semuanya sudah tersedia bagiku, mengapa pula saat ini aku selalu merasa kekurangan. Takut sekali kalau sampai kami tidak makan…
Pagi ini aku akan memulai hariku dengan penuh syukur, karena apapun yang kuinginkan, apapun yang kuminta, apapun yang selalu aku impikan, ternyata pada saatnya tiba tidak akan bisa memuaskanku. Aku harus mampu menyadari setiap detik yang bergulir, setiap langkah yang kutapakkan, setiap hembusan dari napasku adalah Rahmat bagi hidupku.
Hari ini aku aku akan mulai dengan menjauhkan diri dari mengeluh dan mendapati bahwa semua yang ada padaku adalah karunia dariMu.
Terima kasih Tuhan
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Maret 2009 (1)
- Februari 2009 (1)
- Januari 2009 (4)
- November 2008 (1)
- Juli 2008 (2)
- Juni 2008 (2)
- Mei 2008 (6)
- April 2008 (2)
- Maret 2008 (4)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS